PROPOSAL
KEWIRAUSAHAAN
PRAKTIKUM
USAHA
“Wingko
Babat”

DISUSUN OLEH :
1.
Qoiril Nurhasanah (22)
2.
Ridwan Dwi Irawan (23)
3.
Wening Widianingsih (30)
4.
Yulie Sarida Husania T. (32)
KELAS : XII TKJ 1
SMK NEGERI 1 NGLIPAR
2017/2018
BAB. I
PENDAHULUAN
A.
LATAR BELAKANG
Menghadapi persaingan usaha yang
semakin ketat setiap harinya, sebagai siswa sekolah teknik kita memang dididik
untuk menjadi siswa yang kreatif sehingga dapat mengembangkan sebuah produk
yang dapat dibuat dan bisa kita kembangkan dan salah satunya adlaah kami
memulai dari bisnis membuat Wingko Babat.
Dalam bisnis ini kami mengembangkan
pembuatan makanan tradisional yang murah, dinikmati kalangan konsumen, dan mudah
untuk dibuat sebagai awal bisnis ataupun ditemukan
B.
TUJUAN
Konsep bisnis
yang kami buat bertujuan untuk :
1.
Menyalurkan minat kewirausahaan dengan menuangkan ide unik
sekaligus memperoleh untung yang menggiurkan dari penjualan
2.
Mengajak untuk memulai bisnis dari makanan kecil yang mudah
dibuat dirumah.
C. MANFAAT
Wingko
babat ini mudah dan kreatif dalam pembuatannya karena belum begitu banyak orang
yang dapat mengkreasikannya. Wingko Babat ini banyak dicari sebagai makanan
oleh-oleh maupun sebagai santapan pada saat jamuan tertentu.
D. VISI DAN MISI RUMAH
PRODUKSI
a.
Visi
Mengenalkan Wingko babat sebagai salah satu produk kreativitas, dan inovasi
masyarakat dalam meningkatkan pendapatan atau perekonomian masyarakat.
b.
Misi
Ø Membuat olahan Wingko babat
dengan kreativitas dan inovasi mandiri
Ø Memberikan layanan yang
terbaik untuk dapat dinikmati bagi konsumen
E.
ASPEK PEMASARAN
Adapun
cara pemasarannya jenis makanan ini awalnya melalui face to face. Door to door
di instansi-instansi. Dan akan kami tambah melalui penjualan secara online,
brosur, dan poster.
F.
ASPEK PRODUKSI
Dalam
satu kali pembuatan rumah produksi kami dapat menghasilkan produk sebanyak 40
buah. Kami melakukan produksi setiap harinya, karena produk kami ini hanya
mampu bertahan kurang lebih 3 hari dari waktu pembuatan, maka dari itu kami
akan melakukan proses produksi setiap hari untuk menghindari produk rusak
(berjamur, busuk).
G.
ASPEK KEUANGAN
Modal
yang kami keluarkan untuk melalui usaha ini adalah Rp. 500.000,00.
Modal tersebut adalah modal yang kami
gunakan sebagai awalan mengenalkan produk kami kepada masyarakat sekitar.
BAB.
II
RENCANA
PEMASARAN
A.
ANALISIS SWOT
1. Strenght (Kekuatan)
ü Mudah dalam produksi
ü Produk selalu dalam keadaan
baru karena umur produk sangat singkat
ü Harga terjangkau bagi semua
kalangan
2. Weakness (Kelemahan)
ü Produk tidak tahan lama
karena tidak memakai bahan pengawet
ü Wilayah Pemasaran masih
sangat terbatas (sempit)
3. Opportunity (Peluang)
ü Mudah menambah wilayah
pemasaran
ü Pesaing masih belum banyak
ü Belum begitu banyak orang
yang membuatnya.
4. Threats (Ancaman atau Resiko)
ü Seiring berkembangnya usaha
yang kami dirikan, akan mungkin muncul berbagai macam dan bentuk pesaing baru
dalam usaha ini
B.
PEMASARAN
1. Product
Produk kami cukup dikenal luas oleh
para konsumen pecinta makanan tradisional yakni Wingko Babat
2. Price
Satu box/kotak Wingko babat kami hargai Rp. 10.000,00 dan bagi yang ingin
membeli perbuah kami hargai sebesar Rp. 1.000,00, dengan demikian kami akan
mendapatkan untung sebesar Rp. 200,00 perbuah.
3. Place
Produk yang kami buat masih berkapasitas kecil maka kami akan menjual
produk tersebut hanya disekitar daerah Nglipar dan sekitar sekolah (SMK N 1
Nglipar)
4. Sasaran Konsumen
Semua konsumen yang menyukai makanan tradisional.
C.
STRATEGI
Meskipun hanya pemula kami tetap harus memiliki strategi bisnis supaya
bisnis kami mampu bertahan dan laku keras dipasaran. Berikut beberapa strategi
yang akan kami terapkan dalam menjalankan bisnis kami:
1.
Diawal usaha, tidak perlu memproduksi dalam jumlah banyak
untuk menghindari kerugian.
2.
Hitung ulang keuntungan apabila tertarik untuk menitipkan kue
Wingko Babat di warung-warung atau toko.
3.
Jaga kualitas, tidak menjual barang sisa kemarin atau yang
sudah tidak layak jual.
4.
Survey dan terus mencoba meningkatkan produk yang lebih unik
dan baik.
5.
Menjaga Kebersihan barang dan proses produksi.
BAB.III
RENCANA PRODUKSI
I. PROSES PRODUKSI
A. Bahan Baku
1. Bahan Baku Alat :
|
Alat |
Harga |
|
l Oven |
Rp. 250.000,00 |
|
l Kompor dan tabung gas |
Rp. 50.000,00 |
|
l Baskom |
Rp. 15.000,00 |
|
l Sepatula |
Rp. 5.000,00 |
|
l Nampan |
Rp. 10.000,00 |
|
l Kertas minyak |
Rp. 5.000,00 |
|
l
Plastik Mika |
Rp. 15.000,00 |
|
Total |
Rp. 350.000,00 |
2. Bahan Baku :
|
Bahan |
Harga |
|
* 500 gram tepung ketan |
Rp. 15.000,00 |
|
* 250 gram gula pasir |
Rp. 7.000,00 |
|
* 2 buah kelapa |
Rp. 5.000,00 |
|
* 1/4 sendok teh garam halus |
Rp. 2.000,00 |
|
*
1/2 sdt vanilla pasta/ bubuk |
Rp. 3.000,00 |
|
Total |
Rp. 35.000,00 |
Cara Membuat :
1.
Ambil satu panci untuk merebus 250 ml santan kental, setengah
garam dapur dan 350 gram gula pasir. Aduk semua bahan sampai mendidih.
2.
Masukkan daun pandan. Aduk lagi sampai semua bahan sedikit
menggumpal dan agak kental.
3.
Ambil satu wadah yang ukurannya cukup besar untuk adonan
utama. Masukkan 500 gram tepung ketan, bubuk vanilla dan 350 gram kepala parut.
Campur semua bahan sampai rata.
4.
Masukkan sedikit demi sedikit santan dari langkah pertama
sambil tetap diaduk. Ulangi sampai santan habis dan adonan sedikit minyak dan
kalis.
5.
Ambil loyang yang akan dipakai untuk cetakan kue wingko
kelapanya. Alasi terlebih dulu dengan daun pisang atau kertas minyak .
6.
Ratakan adonan agar nanti hasilnya bagus.
7.
Panaskan oven dari 160o-170o. masukkan
loyang adonan kedalamnya sampai setengah matang. Olesi kue setengah matang
dengan bahan olesan dan panggang lagi hingga berwarna kuning kecoklatan.
8.
Setelah matang, angkat dan tunggu wingko babat dingin
terlebih dahulu sebelum dipotong.
II. ANALISIS KEUANGAN/BISNIS
Berikut ini analisis
sederhana Wingko babat:
Modal Awal:
l 1 kompor gas dan tabung : Rp 50.000,00
l Peralatan masak : Rp.
70.000,00
l Jumlah modal awal : Rp.
120.000,00
Perlengkapan :
l Kertas minyak : Rp. 5.000,00
l Plastik Mika : Rp. 15.000
l Jumlah biaya perlengkapan :
Rp. 20.000,00
Bahan Baku :
l Bahan baku : Rp. 40.000,00
l Topiing dan aneka isi : Rp.
60.000,00
l Jumlah bahan baku : Rp
100.000,00
Omset Penjualan Perbulan:
Note : kami mengambil
keuntungan sebesar Rp. 200,00 setiap buah/biji
l
Pendapatan perhari (40 buah x Rp. 1.000 ) = Rp. 40.000,00
Laba bersih
perhari (40 buah x Rp.500,00) = Rp. 8.000,00
l Pendapatan perbulan (40 buah
x Rp. 1.000 x 30 hari ) = Rp 120.000,00
Laba bersih
perbulan (40 buah x Rp.200,00 x 30 hari ) = Rp. 24.000,00
BAB.V
PENUTUP
A.
KESIMPULAN
Wingko Babat
merupakan salah satu bisnis makanan kecil yang dapat dibuat oleh siapapun
dengan modal yang tidak begitu besar pula. Wingko babat juga dijual dengan
harga murah yang membuat banyak konsumen manapun dapat membelinya.
B.
SARAN
Agar diperoleh
hasil yang lebih baik, kami sangat membutuhkan kritik dan saran yang membangun
dari Bapak/ Ibu Guru, Pembaca, dan Konsumen.
Komentar
Posting Komentar